DI BUNGKAM ASTON VILLA 3-1, TEN HAG GERAM DENGAN PERFORMA PEMAIN MANCHESTER UNITED (Artikel jurnalistik)
DI BUNGKAM ASTON
VILLA 3-1, TEN HAG GERAM DENGAN PERFORMA PEMAIN MANCHESTER UNITED
Manajer
Manchester United Erik Ten Hag geram dengan performa anak asuhnya saat kalah
dari Aston Villa. Menurutnya, mereka tampil sangat buruk dalam pertandingan
tersebut, performa Setan Merah dalam
pertandingan ini tidak bisa diterima. Erik ten Hag punya
beberapa keluhan usai Manchester United dikalahkan Aston Villa.
Sang manajer mengeluhkan hal-hal yang cukup detail seperti jarak pagar betis
hingga pemain yang dinilai bukan robot.
Erik
ten Hag menilai gol kedua Aston Villa harusnya bisa dicegah. Jika pagar betis yang
dibuat bisa lebih rapat, Lucas Digne punya sudut lebih sulit ketika mengambil
tendangan bebas. United punya jadwal yang padat. Mereka bermain di tengah pekan
pada ajang Europa League. Kondisi ini membuat kebugaran pemain United menurun.
Bahkan, beberapa pemain mengalami cedera.
Berbeda
dengan United, Villa juga punya kondisi lebih baik. Ollie Watkins dan kolega
tak ambil bagian di kompetisi antarklub Eropa dan hanya bermain pada akhir
pekan. Menurut Erik ten Hag, Manchester United tidak terorganisasi ketika
bertahan. Hal tersebut terlihat pada gol pertama dan kedua. Bukan hanya soal
organisasi, dia juga menilai United lengah pada awal laga.
Erik
ten Hag juga mengeluhkan cara menyerang United. Sepanjang laga, Setan Merah
melepas 23 umpan crossing. Cara itu dianggap tidak terlalu efektif walau United
punya Cristiano Ronaldo sebagai target di kotak penalti. Erik ten Hag juga
mengeluhkan bahwa tim racikannya masuk lapangan dalam kondisi tidak siap. Di tengah
jadwal yang padat dan tekanan yang berat, Ten Hag ingin anak asuhnya selalu
fokus dan itu tidak terjadi.
Tanpa
Bruno Fernandes, juga dengan formasi 4-2-2-2 yang dipakai Aston Villa, membuat
United kesulitan mencari peluang dari area tengah. Hal tersebut membuat Setan
Merah banyak melepas crossing dari sayap, bahkan jauh dari area penalti. Menurut
Erik ten Hag, ada banyak umpan crossing yang tidak efektif dari pemain United.
Namun, ada juga beberapa upaya yang dinilai positif. Salah satunya adalah
crossing yang dilepas Christian Eriksen.
Erik
ten Hag menuturkan, para pemain MU tidak sepatutnya kebobolan dua gol cepat
lewat skema serangan balik. Kesalahan-kesalahan ini membuat skema permainan
jadi berantakan. Kekecewaan pun tak dapat disembunyikan oleh Ten Hag. Baginya,
kekalahan ini sangat jelas dan hasil akhir memperlihatkan bahwa MU tidak pantas
meraih satu poin pun.
Comments
Post a Comment