DI BUNGKAM ASTON VILLA 3-1, TEN HAG GERAM DENGAN PERFORMA PEMAIN MANCHESTER UNITED (Artikel jurnalistik)

 

DI BUNGKAM ASTON VILLA 3-1, TEN HAG GERAM DENGAN PERFORMA PEMAIN MANCHESTER UNITED



Pada Minggu (6/11/2022) Manchester United bertandang ke markas Aston Villa di Villa Park pada pekan ke-15 Premier League 2022/2023. Setan Merah takluk dengan skor cukup telak 1-3 Tiga gol kemenangan Villa dicetak oleh Leon Bailey (7'), Lucas Digne (11'), dan Jacob Ramsey (49'). MU memperkecil kedudukan melalui bunuh diri Jacob Ramsey (45'). Dengan hasil ini membuat Man United berada di peringkat kelima klasemen sementara Premier League dengan koleksi 23 poin. Sementara Aston Villa naik ke posisi 13 dengan 15 poin.

Manajer Manchester United Erik Ten Hag geram dengan performa anak asuhnya saat kalah dari Aston Villa. Menurutnya, mereka tampil sangat buruk dalam pertandingan tersebut, performa Setan Merah dalam pertandingan ini tidak bisa diterima.  Erik ten Hag punya beberapa keluhan usai Manchester United dikalahkan Aston Villa. Sang manajer mengeluhkan hal-hal yang cukup detail seperti jarak pagar betis hingga pemain yang dinilai bukan robot.

Erik ten Hag menilai gol kedua Aston Villa harusnya bisa dicegah. Jika pagar betis yang dibuat bisa lebih rapat, Lucas Digne punya sudut lebih sulit ketika mengambil tendangan bebas. United punya jadwal yang padat. Mereka bermain di tengah pekan pada ajang Europa League. Kondisi ini membuat kebugaran pemain United menurun. Bahkan, beberapa pemain mengalami cedera.

Berbeda dengan United, Villa juga punya kondisi lebih baik. Ollie Watkins dan kolega tak ambil bagian di kompetisi antarklub Eropa dan hanya bermain pada akhir pekan. Menurut Erik ten Hag, Manchester United tidak terorganisasi ketika bertahan. Hal tersebut terlihat pada gol pertama dan kedua. Bukan hanya soal organisasi, dia juga menilai United lengah pada awal laga.

Erik ten Hag juga mengeluhkan cara menyerang United. Sepanjang laga, Setan Merah melepas 23 umpan crossing. Cara itu dianggap tidak terlalu efektif walau United punya Cristiano Ronaldo sebagai target di kotak penalti. Erik ten Hag juga mengeluhkan bahwa tim racikannya masuk lapangan dalam kondisi tidak siap. Di tengah jadwal yang padat dan tekanan yang berat, Ten Hag ingin anak asuhnya selalu fokus dan itu tidak terjadi.

Tanpa Bruno Fernandes, juga dengan formasi 4-2-2-2 yang dipakai Aston Villa, membuat United kesulitan mencari peluang dari area tengah. Hal tersebut membuat Setan Merah banyak melepas crossing dari sayap, bahkan jauh dari area penalti. Menurut Erik ten Hag, ada banyak umpan crossing yang tidak efektif dari pemain United. Namun, ada juga beberapa upaya yang dinilai positif. Salah satunya adalah crossing yang dilepas Christian Eriksen.

Erik ten Hag menuturkan, para pemain MU tidak sepatutnya kebobolan dua gol cepat lewat skema serangan balik. Kesalahan-kesalahan ini membuat skema permainan jadi berantakan. Kekecewaan pun tak dapat disembunyikan oleh Ten Hag. Baginya, kekalahan ini sangat jelas dan hasil akhir memperlihatkan bahwa MU tidak pantas meraih satu poin pun.  

Comments

Popular posts from this blog

PENTINGNYA PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN ANAK

VALENTINO ROSSI SANG LEGENDA MOTO GP

Koneksi Antar Materi - Relevansi Perjalanan Pendidikan Nasional - Filosofi Pendidikan Indonesia